Daftar Penyakit Yang Ditanggung BPJS Kesehatan Di Faskes 1

Minggu, Agustus 7th, 2016 - Penjelasan, Tata Cara

Banyak sekali orang yang masih bingung dengan bpjs selain masih baru bpjs dianggap masih pasif dalam sosialisasi,hadirnya kartu indonesia sehat atau KIS menambah kebingungan masyarakat.

penyakit bpjs

Cerita tentang tidak semua penyakit dicover semua oleh bpjs menambah bingung peserta bpjs banyak yang bertanya penyakit apa saja yang dicover sama bpjs,hampir semua penyakit ditanggung bpjs asal sesuai indikasi medis dan yang paling penting adalah sesuai prosedur pasti ditanggung bpjs.agar menjadi referensi berikut daftar penyakit yang TIDAK DITANGGUNG BPJS.

1.operasi akibat kecelakaan lalu lintas yang merupakan ranahnya Jasa Raharja.

2.operasi yang bersifat estetika atau kosmetik, misalnya operasi keloid (bekas luka).

3.operasi akibat menyakiti diri sendiri, misalnya terkena petasan.

4.operasi di luar negeri.

5.operasi akibat kecelakaan kerja, adalah ranahnya BPJS Ketenagakerjaan.

Sistem Berobat bpjs adalah berjenjang dimulai dari faskes 1 seperti puskesmas jika dirasa perlu rujukan nanti anda akan dirujuk ke rumah sakit.jika gawat darurat anda bisa langsung ke rumah sakit tanpa ke faskes 1.sebagai tambahan referensi inilah 155 daftar penyakit yang ditanggung di FKTP atau faskes 1.

Inilah daftar 155 penyakit yang ditanggung BPJS di FKTP :

Abortus spontan komplit
Abortus mengancam/insipiens
Abortus spontan inkomplit
Alergi makanan
Anemia defisiensi besi
Anemia defisiensi besi pada kehamilan
Angina pektoris
Apendisitis akut
Artritis Osteoartritis
Artritis Reumatoid
Askariasis
Asma Bronkial
Astigmatism ringan
Bell’s Palsy
Benda asing di hidung
Benda asing di konjungtiva
Blefaritis
Bronkritis akut
Buta senja
Cardiorespiratory arrest
Cutaneus larva migran
Delirium yang diinduksi dan tidak diinduksi oleh alkohol atau zat psikoaktif lainnya
Demam dengue, DHF Demam tifoid
Demensia
Dermatitis atopik (kecuali recalcitrant )
Dermatitis kontak alergika
Dermatitis kontak iritan
Dermatitis numularis
Dermatitis seboroik
Tinea kapitis
Tinea barbae
Tinea fasialis
Tinea korporis
Tinea manum
Tinea unguium
Tinea kruris
Tinea pedis
Diabetes melitus tipe 1
Diabetes melitus tipe 2
Disentri basiler dan amuba
Dislipidemia
Eklampsia
Epilepsi
Epistaksis
Exanthematous drug eruption
Fixed drug eruption
Faringitis
Filariasis
Fluor albus/vaginal discharge non gonorhea
Fraktur terbuka, tertutup
Furunkel pada hidung
Gagal jantung akut
Gagal jantung kronik
Gangguan campuran anxietas dan depresi
Gangguan psikotik
Gastritis
Gastroenteritis (termasuk kolera, giardiasis)
Glaukoma akut
Gonore
Hemoroid grade 1-2
Hepatitis A
Hepatitis B
Herpes simpleks tanpa komplikasi
Herpes zoster tanpa komplikasi
Hiperemesis gravidarum
Hiperglikemi hiperosmolar non ketotik
Hipermetropia ringan
Hipertensi esensial
Hiperuricemia (Gout)
Hipoglikemia ringan
HIV AIDS tanpa komplikasi
Hordeolum
Infark miokard
Infark serebral/Stroke
Infeksi pada umbilikus
Infeksi saluran kemih
Influenza
Insomnia
Intoleransi makanan
Kandidiasis mulut
Katarak
Kehamilan normal
Kejang demam
Keracunan makanan
Ketuban Pecah Dini (KPD)
Kolesistitis
Konjungtivitis
Laringitis
Lepra
Leptospirosis (tanpa komplikasi)
Liken simpleks kronis/ neurodermatitis
Limfadenitis
Lipoma
Luka bakar derajat 1 dan 2
Malabsorbsi makanan
Malaria
Malnutiris energi-protein
Mastitis
Mata kering
Migren
Miliaria
Miopia ringan
Moluskum kontagiosum
Morbili tanpa komplikasi
Napkin eczema
Obesitas
Otitis eksterna
Otitis media akut
Parotitis
Pedikulosis kapitis
Penyakit cacing tambang
Perdarahan saluran cerna bagian atas
Perdarahan saluran cerna bagian bawah
Perdarahan post partum
Perdarahan subkonjungtiva
Peritonitis
Pertusis
Persalinan lama
Pitiriasis rosea
Pioderma
Pitiriasis versikolor
Pneumonia aspirasi
Pneumonia, bronkopneumonia
Polimialgia reumatik
Pre-eklampsia
Presbiopia
Rabies
Reaksi anafilaktik
Reaksi gigitan serangga
Refluks gastroesofageal
Rhinitis akut
Rhinitis alergika
Rhinitis vasomotor
Ruptur perineum tingkat 1-2
Serumen prop
Sifilis stadium 1 dan 2
Skabies
Skistosomiasis
Status Epileptikus
Strongiloidiasis
Syok (septik), hipovolemik, kardiogenik, neurogenik)
Taeniasis
Takikardi
Tension headache
Tetanus
Tirotoksikosis
Tonsilitis
Tuberkulosis paru tanpa komplikasi
Urtikaria (akut dan kronis)
Vaginitis
Varisela tanpa komplikasi
Vertigo (Benign paroxysmal positional vertigo)
Veruka vulgaris
Vulvitis

Jika penyakit anda tidak terdaftar di atas kemungkinan anda akan dirujuk ke rumah sakit,jadi daftar penyakit di atas yang ditanggung di FKTP atau faskes 1 saja,masih banyak penyakit yang di tanggung di faskes lanjutan seperti rumah sakit.

Intinya jika anda ingin dicover bpjs lakukan pengobatan atau operasi sesuai prosedur bpjs,agak ribet sedikit sih cuma sudah terbukti membantu.

Reference:

  • penyakit yang ditanggung bpjs kesehatan,
  • prosedur bpjs mandiri,
  • penyakit yg dicover bpjs,
  • penyakit apa saja yang ditanggung bpjs kesehatan,
  • cara daftar bpjs yg tidak bayar bulanan,
  • daftar penyakit yang dicover bpjs kesehatan,
  • daftar penyakit yg di tanggung bpjs,
  • daftar penyakit bpjs,
  • penyakit yang tidak ditanggung bpjs kesehatan,
  • berapa biaya yg ditanggung bpjs utk operasi kista tiroid Kls 2